“Ngapain sih jadi volunteer? Jadi volunteer kan enggak dibayar. Bukannya jadi volunteer cuma buat nambah temen doang, ya? Atau… cuma buah bagus-bagusin CV supaya keterima kerja nanti?”

Stop! Buang jauh-jauh pemikiran itu ketika kita ingin menjadi volunteer. Memang, jadi volunteer itu enggak dibayar dengan uang secara langsung, tapi kita bisa dibayar dengan ilmu dengan pengalaman tak terlupakan. Semua orang tahu itu. Dengan menjadi volunteer, skill kita akan bertambah, pengalaman yang didapatkan pun akan lebih bervariasi.

Di sisi lain, jadi volunteer juga bukan sekadar menambah teman saja, lho. Kita malahan bisa membentuk jejaring baru yang siapa tahu, bisa berguna di masa depan.

Coba deh, baca lima manfaat di bawah ini yang bisa bikin kita yang ngajak untuk terlibat langsung sebagai volunteer.

Siap dengan segala kondisi

Terbiasa hidup berkecukupan membuat kita kurang paham dengan kondisi lain yang di hadapi orang-orang di sekitar kita. Kita dikelilingi oleh berbagai fasilitas dan tunjangan yang mendukung segala aktivitas kita. Ada Wi-Fi di mana-mana, mudahnya mencari makanan, transportasi online juga sudah menjamur banget. Tapi, gimana ya dengan teman-teman kita di pelosok nusantara yang hidupnya serba terbatas?

Menjadi volunteer akan membantu kita untuk siap menghadapi berbagai kondisi, survive dengan keadaan sulit sekalipun. Misalnya, kita jadi diminta untuk mengajar anak-anak yang tinggal di pinggir rel kereta, kita jadi tahu gimana kehidupan mereka dan ke depannya kita enggak akan kaget lagi dengan kondisi-kondisi lain yang bakal ditemui.

Belajar menghadapi banyak orang

Bertemu dengan banyak orang dari beragam latar belakang bakal melatih diri kita untuk bisa menghadapi orang lain. Kita pun jadi bisa melatih kemampuan kita dalam berkomunikasi dan berinteraksi dengan lebih baik.

Meningkatkan rasa empati

Kita tahu bahwa yang namanya menjadi volunteer, kita enggak dibayar. Dalam beberapa kasus, malahan kita yang diminta untuk membayar secara sukarela. Entah untuk membantu korban pengungsian, membantu membelikan aat-alat tulis, dan sebagainya. Di sini, jiwa sosial kita dilatih, sama halnya dengan keinisiatifan yang dimiliki.

Percaya deh, ketika kita melakukan kegiatan kerelawanan dengan tulus, akan ada impact yang baik. Bukan cuma untuk untuk orang lain, tapi untuk diri kita sendiri.

Merasa lebih berarti

Salah satu tujuan mengikuti kegiatan kerelawanan adalah untuk self-fulfillment. Bisa dikatakan, kontribusi yang di lakukan untuk orang lain bisa membuat diri kita lebih berarti karena kita merasa diri kita bisa bermanfaat untuk orang lain. Kita juga bisa merasa ketagihan jadi volunteer ketika kita bisa membantu menyelesaikan masalah sosial.

Memahami apa arti kerja keras

Apa yang kita lakukan sebagai volunteer akan mengajarkan kita apa itu arti kerja keras. Sebab, apa yang kita lakukan buat orang lain bukanlah sesuatu yang asal-asalan. Ketika mengerjakan sesuatu, kita dituntut untuk meluangkan waktu, tenaga, juga pikiran kita. Tapi percaya deh, apa yang dilakukan enggak bakal sia-sia, karena apa yang kita kerjakan bisa bermanfaat buat orang lain.

Nah, kalau bingung mau jadi volunteer apa dan di mana, IndonesianYouth Conference bakal hadir lagi akhir tahun ini dan akan kesempatan untuk jadi volunteer terbuka lebar untuk kamu! Untuk informasi lebih lanjut, pastikan kamu sudah follow media sosial IndonesianYouth di Instagram dan Twitter.

Don’t miss it!