Kemampuannya dalam menggambar komik dan meramu cerita membuat Juli Jurnal (@julijurnal)  pantas mendapat lebih dari 100 ribu pengikut di Instagram, dengan beragam ceritanya. Tapi siapa sangka akun komiknya itu berawal dari skripsi yang sedang dikerjakannya.

“Saya orangnya suka gambar, bercerita, dan menulis di blog. Saya kepikiran kenapa enggak bikin komik aja di Instagram, jadi kontenya lebih gampang dilihat orang. Kebetulan juga lagi ngerjain skripsi mengenai media komik untuk pembelajaran anak sekolah,” papar Juli pada Indonesianyouth.org.

“Akhirnya saya memutuskan upload komik, yang tujuannya memang untuk berbagi cerita dan pengalaman, karena biasanya ada pelajaran yang bisa diambil dari sebuah cerita,” imbuhnya.

Pemuda kelahiran 10 Juli 1994 ini memilih Instagram karena media sosial ini lebih simpel dan mudah digunakan.

“Memang kontennya visual (foto) ditambah caption pendukung jadi pembaca lebih mudah lihat, tinggal scroll, dan cepet nangkepnya dibanding media sosial lain yang mungkin agak ribet,” katanya.

Juli memaparkan bahwa ketika sedang membuat komik, ia bisa mendapatkan ide dari mana saja. Bisa dari pengalaman pribadi atau orang lain, bisa juga dari pengalaman yang sedang tren.

Sebagai contoh, beberapa waktu lalu, viral video anak-anak yang menggunakan susu kental untuk dijadikan sebagai minyak rambut. Juli pun mencoba membuat hal tersebut menjadi konten komik yang menarik, meski itu tak selalu mudah.

“Kalau saya pribadi yang agak susah adalah bagaimana cara menjadikan cerita tersebut agar lebih menarik dalam penyampaiannya kepada pembaca,” ujarnya.

Juli pun memberikan tips untuk anak muda Indonesia yang pengin banget bisa berkarya lewat komik di Instagram, supaya bisa mencurahkan passion­-nya lebih dalam lagi.

“Harus suka menggambar dulu, lihat karya-karya orang lain, konsisten, juga kudu punya ciri khas, punya tujuan untuk apa bikin komik. Yang terakhir optimis,” pungkasnya.