Siapa sangka, sutradara Jay Subiakto yang sudah menggeluti dunia seni sejak lama ternyata bukan lulusan Sinematografi, Musik, atau jurusan-jurusan lain yang berhubungan dengan dunia Seni. Jay rupanya merupakan lulusan Arsitektur.

“Saya lulus SMA memutuskan ambil Arsitektur karena menurut saya Arsitektur itu ibu dari semua pelajaran, dan ilmu ini bisa diaplikasikan ke mana saja sehingga tidak ada kesulitan, sehingga sangat gampang sekali ketika saya memutuskan (ambil) kesenian,” kata Jay saat dijumpai dalam gelaran IndonesianYouth Conference 2017 di Townsquare Cilandak, Jakarta, belum lama ini.

Tampaknya hal ini pun membuktikan bahwa untuk masuk ke industri kreatif ternyata enggak harus selalu jadi lulusan Seni, kok. Bagi kamu yang juga ingin terjun ke industri ini, Jay punya 5 tips berharga, nih.

Harus punya kesungguhan dan ketekunan

Lakukan apa yang kamu sukai dan bekerjalah secara sungguh-sungguh. Gali potensi lebih dalam dan mengaculah pada diri sendiri.

Jangan takut susah dan harus idealis

Sutradara film Banda ini mengatakan bahwa menjadi orang yang idealis itu penting. “Kita butuh uang tapi kalau tidak idealis, tidak ada hasilnya dan tidak akan bener,” terangnya.

Bekerjalah dengan hati

Pria kelahiran Turki, 24 Oktober 1960 ini mengungkapkan pula bahwa jika ingin terjun ke industri kreatif, kamu harus bekerja secara profesional dan harus pakai hati. Ketika sedang bekerja, bukan uang saja yang dicari, melainkan ketenangan jiwa.

Jangan pernah mengulang apa yang pernah bikin sukses

Bisa dibilang, Jay adalah seniman yang selalu ingin “berbeda”. Misalnya, ketika ia sedang mencari ide untuk membuat pertunjukan musikal, ia menonton semua perunjukannya, tapi di sisi lain ia mendoktrin diri sendiri, “Gue enggak mau kayak dia”. Hal itulah yang membuat karya-karyanya selalu segar dan berwarna.

Ikuti kata hati

Pria berambut panjang ini mengatakan bahwa jika ada hal-hal yang tidak sesuai dengan kata hati atau idealisme, maka kamu harus berani menolak pekerjaan tersebut.

Semoga tips di atas membantu, ya!