Nongkrong di kafe sambil ngopi setiap minggu seolah sudah menjadi rutinitas banyak anak muda, terutama yang tinggal di Jakarta dan sekitarnya. Padahal, setiap uang yang kamu keluarkan bisa ditabung. Hal tersebut kan jauh lebih berguna untuk membeli barang-barang yang memang kamu butuhkan.

Tanpa sadar, kebiasaan dan gaya hidup seperti ini sebenarnya bikin kamu jadi boros. Alhasil, kantung jadi bolong. Ini disebabkan karena kamu kurang bisa mengatur keuangan sehari-hari.

Intip deh, 5 kebiasaan sederhana ini ternyata bisa bikin kamu boros. Hati-hati, nanti bisa terlilit utang, lho.

Beli barang dalam jumlah banyak

Supaya menghemat uang, biasanya kamu membeli barang dalam jumlah besar, supaya besok-besok enggak perlu beli lagi. Misalnya, beli tisu atau pembalut. Tapi, kamu perlu barhati-hati kalau membeli makanan. Kalau tidak dikonsumsi dengan cepat, bisa-bisa kebutuh kadaluwarsa atau sudah tidak bisa dimakan lagi.

Karenanya, pastikan kamu membeli barang keperluan secukupnya saja.

Suka berburu tempat-tempat hits

“Udah pernah mampir ke 7 Speed Coffee belum? Ah, enggak gaul lo!”

Well, secara enggak sadar hal di atas bikin kamu pengin eksplorasi tempat-tempat baru. Sayangnya, kamu enggak terlalu memerhatikan kondisi keuangan kamu. Yang dipentingkan hanyalah gaya hidup, jadi anak gaul, cari kafe-kafe baru yang Instagramable, dan sebagainya.

Enggak bisa kompromi soal perut

Enggak jauh beda sama poin nomor 2, yang satu ini juga bisa bikin kantung bolong. Terlebih lagi kalau kamu sering lapar mata. Sudah makan makanan berat, habis itu lanjut ngemil. Eh haus, terus beli jus buah yang lagi hits. Hmm… ada kedai pizza yang baru bukan, beli ah.

Bukan cuma pengeluaran makanan saja yang bisa bikin kantong bolong, hati-hati dengan kesehatan kamu, tuh.

Baca juga:

Tergoda belanja online

Biasanya ini terjadi ke cewek-cewek. Melihat barang lucu, kepengin beli. Ada diskon, pengin beli juga. Ada tren baju dan celana baru, kepengin juga beli biar sama kerennya. Padahal, kemarin kamu baru aja beli baju, celana, dan sepatu. Duit di rekening udah pas-pasan banget. Tapi karena faktor ini dan itu, mau enggak mau kamu beli, deh.

Kebiasaan menggesek kartu ATM

Karena enggak punya uang cash, jadinya kamu membayar dengan kartu debit atau kredit. Kamu enggak menyadari kalau uang tabungan kamu tiba-tiba habis untuk membeli barang yang sebenarnya tidak kamu perlukan banget. Kamu juga sadar ketika kartu kredit sudah mencapai limit. Tagihan demi tagihan tiba-tiba datang ke rumah.

Pusing enggak sih, mengatasi 5 kebiasaan buruk di atas?

Coba deh, datang ke IndonesianYouth Conference 2017 x Kibar yang diadakan di Townsquare Cilandak pada 16 Desember 2017. Kamu bisa belajar gimana caranya mengatur keuangan kamu dengan baik dalam sesi Financial Planning. Disana IYC akan mengajak kamu merancang masa depan keuangan dengan memanfaatkan beragam medium elektronik berbentuk aplikasi, software, ataupun sesederhana mencatat pengeluaran bulanan untuk menata konsumsi dan keuangan.

Masa depan tidak hanya ditentukan oleh impian dan usaha, tetapi juga kemampuan kita mengatur keuangan, lho! Banyak masalah yang bisa timbul karena kurangnya pengetahuan kita tentang mengelola keuangan, tetapi banyak hal yang bisa diraih apabila kita menguasainya. . Melalui workshop Financial Planning: "Masa Depan Ada di Genggaman Kita Sendiri" bersama Frisca Devi Choirina, kamu akan dibekali mengatur keuangan dan akan diajak untuk merancang masa depan keuangan memanfaatkan beragam medium elektronik berbentuk aplikasi/software ataupun sesederhana mencatat pengeluaran bulanan untuk menata konsumsi dan keuangan. . Sudahkah kamu membeli tiket di indonesianyouth.id? Kalau belum, yuk beli sekarang sebelum kehabisan! . . . #IYC #IndonesianYouth #IndonesianYouthConference #Youth #YouthConference #IYCatCitos #KamiMasaDepan

A post shared by IndonesianYouth (@indonesianyouth) on

Bagi kamu yang penasaran dan ingin terlibat bisa langsung mengunjungi indonesianyouth.id untuk pemesanan tiket. Jangan sampai kamu kehabisan. Pantau terus update-nya di semua saluran informasi IndonesianYouth seperti situs Instagram, Facebook, ataupun Twitter.

Baca juga:

Sejak 2010 IYC telah hadir menjadi sarana bagi Anak Muda Indonesia untuk mengembangkan pengetahuannya di berbagai bidang, sebagai bekal di masa depan. Itulah sebabnya IYC tahun ini mengusun tema “Kami Masa Depan”.

Selain itu konsep yang dibentuk kali ini menghadirkan tiga diskusi besar yang terbagi menjadi tiga, Talkshow, Public Discussion, dan Workshop.

Pada sesi Talk Show atau sharing session para ahli akan berbagi pengalaman dan pengetahuan mereka dalam meningkatkan awareness dan pemahaman peserta terhadap isu yang dibawakan.

Kemudian pada sesi Public Discussion peserta akan terlibat pada diskusi yang lebih dalam bersama narasumber dan peserta lainnya untuk mengaktivasi perbincangan, berpikir kritis, dan aksi yang lebih jauh.

Lalu pada sesi Workshop peserta dapat belajar secara langsung, bertukar pikiran dan berbagi pengalaman, serta mempraktikan hasil diskusi bersama pakar dibidangnya.