Gerakan Pidie Mengajar merupakan sebuah gerakan pengabdian yang ide/gagasan-nya dimulai pada 2012, saat para aktivis mahasiswa berkumpul dalam Rencana Strategis (Renstra) untuk membedah kondisi pendidikan Aceh umum dan Pidie secara khusus pasca perdamaian Aceh. Dalam pertemuan tersebut menghasilkan beberapa konsep bagaimana melakukan perbaikan pendidikan di wilayah pedalaman melalui program guru model (Kreatif, Inovatif, dan Menginspiratif)

Gerakan Pidie Mengajar berawal dari kerinduan untuk melakukan yang terbaik bagi Pidie dan Pidie Jaya, sebagai Panggilan akan kecintaan terhadap bangsa dan negara di dalam semangat nasionalisme, serta terinspirasi oleh semangat dan di nilai-nilai Gerakan Indonesia Mengajar. Sebagai wujud pengabdikan diri dalam melayani sesama di bidang pendidikan (dalam arti luas) dan pemberdayaan serta menjawab kegalauan sebagian lapisan masyarakat yang kritis terhadap dunia pendidikan dan pembelajaran. Kerinduan kami adalah ingin membawa secercah cahaya di tengah keremangan dunia pendidikan dan membuka sekat-sekat di tengah penyempitan makna.

Gerakan Pidie Mengajar (GPM) merupakan pengabdian atas kegelisahan kualitas maupun kuantitas pendididikan di Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya secara khusus, serta berkomitmen melahirkan guru model yang memiliki kompetensi mengajar, mendidik dan memimpin. Gerakan Pidie Mengajar didedikasikan bagi para pemuda Pidie dan Pidie Jaya yang siap mengabdikan diri menjadi guru model serta siap berkontribusi bagi kemajuan pendidikan di kabupaten pidie dan pidie jaya. Ide ini berawal dari diskusi dan berlandasan semangat perubahan pendidikan Pidie dan Pidie Jaya dalam meraih generasi Emas.

GPM yang memiliki visi untuk memberikan akses pengetahuan ke seluruh anak di pelosok dengan berorientasi pada 3 (tiga) prinsip dasar 3T (Terpencil, Tinggal dan Terluar. Tujuannya adalah mengisi kekurangan tenaga pengajar berkualitas di daerah terpencil, terdalam dan terluar di Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya, dan menjadikan laboratorium pembelajaran dalam rangka menyiapkan calon-calon pemimpin muda Pidie dan Pidie Jaya secara khusus yang memiliki pengetahuan grass-root tentang nilai-nilai social dan kemanusiaan. GPM dimaksudkan menjadi sarana yang efektif untuk menempa jiwa pengabdian, solidaritas dan kepemimpinan seseorang dalam kegiatan sosial yang kreatif.