Di awal tahun ini berita duka datang dari dunia musik Tanah Air. Kita harus kehilangan musisi terbaik, bahkan musisi legendaris, yakni vokalis Koes Plus Koesyono Koeswoyo atau akrab disapa Yon Koeswoyo –atau kami menyebutnya dengan om Yon, Jumat (05/12/2017) kemarin pagi. Yon meninggal di usia 77 tahun karena sakit dan jenazahnya dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Sabtu (06/12/2017) tadi.

Yon Koeswoyo adalah anak keenam dari sembilan bersaudara yang lahir dengan nama Koesyono di Tuban, Jawa Timur, pada 27 September 1940, dari pasangan Koeswojo dan Atmini.

Bakatnya memainkan gitar secara andal ia pelajari secara mandiri atau otodidak. Tapi soal menyanyi, tak lepas dari peran sang kakak, Tonny Koeswoyo.

Menjelang di tahun 60-an Yon membentuk sebuah band. Kelompok musik ini tak lebih dari sekadar alumni SMk Negeri 1 Tuban, Jawa Timur dan diberi nama Koes Bross. Lalu ganti Koes Brothers, Koes Bersaudara, dan akhirnya Koes Plus.

Sesuai keahliannya, Yon menjadi vokalis sekaligus rhythm, Koesnomo Koeswoyo alias Nomo pada drum, Koesroyo alias Yok pada bass juga vokal. Kemudian masuknya Murry –orang dari luar keluarga Koeswoyo– sebagai pengganti Nomo menjadi alasan pergantian nama menjadi Koes Plus.

kredit: Kumparan.com

Baik masih bernama Koes Berasudara maupun Koes Plus, keduanya sama-sama pernah merasakan pucuk karier. Dihimpun dari berbagai sumber, Koes Berasudara selama kiprahnya telah menghasilkan 17 album atau 203 lagu.

Sedangkan Koes Plus telah menghasilkan karya 750 lagu dengan 72 album. Artinya secara keseluruhan Yon dan rekan-rekan telah menciptakan 953 lagu yang terhimpun dalam 89 album.

Belum lagi lagu-lagu yang tak sempat dimasukkan ke dalam dapur rekaman, mungkin jumlahnya hingga ribuan. Konon, The Beatles –yang memiliki pengaruh dalam bermusik Koes Plus– sepanjang hayatnya tak sebegitu banyaknya.

Hebatnya lagi Koes Plus pernah membuat 22 album hanya dalam satu tahun. Ketika itu di tahun 1974. Album itu terdiri dari album lagu, “best of the best, dan instrumentalia. Di tahun selanjutnya mereka mengeluarkan enam album, dan dua tahun berselang mengeluarkan 10 album. Sesuatu prestasi yang patut dicatat dunia.

Begitulah kiprah musik Yon bersama Koes Bersaudara dan Koes Plus. Yon memang sudah pergi meninggalkan kita, tapi tidak dengan musik dan lagu-lagunya yang tetap abadi.

Terlalu indah di lupakan
Terlalu sedih di kenangkan
Setelah aku jauh berjalan
Dan kau ku tinggalkan

Andaikan kau datang kembali…
Jawaban apa yang kan kuberi…
Adakah jalan yang kau temui
Untuk kita kembali lagi

Selamat jalan, om Yon!

sumber: dihimpun dari Historia, CNN Indonesia, BBC Indonesia