“Sikap dasar skeptis mengantarkan kita kepada kebenaran,” kata Editor in Chief Kompas.com, Wisnu Nugroho, di IndonesianYouth Conference 2017 dalam sesi Jurnalisme, di Townsquare Cilandak, Jakarta, Sabut 16 Desember 2017. Pernyataan Wisnu Nugroho mengundang pertanyaan besar. Bukankah skeptis sesuatu yang tidak mengindahkan?

Alasan Wisnu ternyata bermaksud lain. Pendapatnya, sikap skeptis justru membuat kita bisa melihat dunia dengan jernih.

“Informasi yang dipersepsikan sebagai sumber pengetahuan mulai dikhawatirkan sebagai sumber kecemasan (jakoeb utama:2003),” sebutnya.

Di balik pernyataan Wisnu yang mengunggah itu rupanya ada maksud lain di baliknya, yakni agar kita bisa memilah informasi mana yang laik untuk disebar.

“Karena semua itu informasi membanjir. Kita harus memilah agar kita tidak menjadi sumber pemberi kecemasan,” ujarnya.

Akan tetapi, skeptis tak bisa berjalan sendiri, ia perlu dibarengi dengan curious. “Kalau kita hanya punya sikap dasar skeptis tanpa upaya untuk mencari tahu, kepala bisa pecah,” imbuhnya.