Malam puncak Grammy Awards sebagai pengakuan prestasi dalam industri musik telah diselenggarakan tanggal 28 Januari 2018 kemarin di Madison Square, New York City. Dipandu oleh James Corden dengan sederetan musisi ternama yang menjadi pengisi acara tersebut, ajang penghargaan Grammy Awards 2018 sukses digelar.

Dari banyaknya kontestan, di bawah ini adalah lima performa terbaik menurut saya.

Finesse oleh Bruno Mars dan Cardi B

Man of the night, Bruno Mars, yang membawa pulang 6 piala penghargaan Grammy tampil memukau bersama Cardi B dengan lagu duet mereka, Finesse. Sesuai dengan tema video musiknya, panggung dan lampu ditata berwarna-warni yang kental dengan vibe 1990-an.

Cardi B mengawali penampilannya dengan pembukaan verse secara solo dan sorak penonton terdengar ketika Bruno muncul di stage berbeda bersama band, penyanyi, dan penari latarnya. Tambahan mix lagu “Gett Off” dari Prince dan “Jump Around” dari “House of Pain’s, disertai tarian bersemangat juga gerakan moonwalk oleh Bruno Mars, membawa para penonton berseru dan bernyanyi bersama.

Praying oleh Kesha

Bersama rekan sesama penyanyi wanita (Andra Day, Camilla Cabello, Cyndi Lauper, Bebe Rexha, Julia Michaels, dan Resistance Revival Chorus) dengan balutan busana berwarna putih sebagai simbol dukungan antara wanita dan solidaritas atas gerakan #MeToo dan Time’s Up, Kesha tampil membawakan lagu Praying.

Lirik lagu ‘Praying’ membawa kita untuk berdoa dan move on dari pengalaman traumatis masa lalu. Sang musisi membawakan lagu ‘Praying’ dengan sepenuh hati dan menggambarkan ekspresi kemarahan dan kesedihannya atas kasus pelecehan seksual dan kekerasan yang tengah terjadi selama ini.

Despacito by Luis Fonsi and Daddy Yankee

Lagu Despacito Remix featuring Justin Bieber yang menjadi nominasi “Record of The Year, Song of The Year, dan Pop Duo/Group Performance” dibawakan dalam versi originalnya oleh Luis Fonsi dan Daddy Yankee. Disertai oleh Zuleyka Rivera yang juga terdapat dalam video music Despacito, penampilan mereka membawa penonton semangat ikut menari. Meskipun dinyanyikan dalam bahasa latin, hal ini tidak menghalangi para penonton untuk bernyanyi bersama. Jelas saja karena dalam rekaman versi remix yang dinyanyikan oleh Justin Bieber, lagu ini menduduki tangga lagu billboard hingga 16 minggu!

Joanne dan Million Reasons oleh Lady Gaga

“This is for love and compassion, even when you can’t understand,” ucap Gaga sebelum memulai performanya. Dengan memainkan piano berwarna putih yang didekorasi dengan sayap besar bersama Mark Ronson yang bermain gitar, Lady Gaga mulai membawakan Lagu Joanne untuk menghormati almarhum tantenya. Dilanjutkan lagu Million Reasons dengan vocal yang kuat, performa Lady Gaga memang tidak pernah mengecewakan. Tidak salah jika karya Lady Gaga masuk nominasi dalam kategori Best Pop Solo Performance untuk “Million Reasons” dan Best Pop Vocal Album untuk “Joanne”.

1-800-273-8255 oleh Logic ft. Alessia Cara dan Khalid

Bersama Alessia Cara sebagai The Best New Artist dan Khalid sebagai salah satu nominasi dalam kategori yang sama, Logic membawakan lagu 1-800-273-8255. Deretan angka dalam judul lagu ini adalah nomor telepon dari National Suicide Prevention Lifeline.

Masuk sebagai nominasi Song of The Year, lagu tersebut menceritakan tentang sudut pandang seseorang yang menelpon hotline dan ingin bunuh diri. Lagu ini membuat kita merasa bahwa banyak orang merasa/menghadapi hal yang sama dan sesungguhnya kita tidak sendirian. Seperti penampilannya dalam MTV VMA 2017, seusai membawakan lagu ini bersama sekumpulan anak muda dengan kaos putih yang bertuliskan “You are not alone” dan “1-800-273-8255”, Logic menyampaikan pesan yang cukup mendalam. “For together we can build not just a better country, but a world that destined to be united.”

Kalo kamu, penampilan apa yang jadi favorit di Grammy Awards tahun ini?


Tulisan di atas merupakan opini penulis. IndonesianYouth.org tidak bertanggung jawab atas isi tulisan tersebut. Penulis bisa dihubungi di [email protected]

Kanal Opini merupakan wadah tulisan-tulisan Anak Muda di Indonesia yang ingin menuangkan sekaligus turut berbagi tentang fenomena atau isu di sekitarnya. Bergabunglah dengan kontributor IndonesiaYouth.org sekarang juga!