Film asal Estonia garapan Mihkel Ulk berjudul asli “nullpunkt” keluaran tahun 2014, mengisahkan kehidupan sosial seorang remaja yang memiliki ibu dengan penyakit mental yang cukup kronis, membawa Zero Point sebagai nominasi di Tallinn Black Nights Film Festival 2015. Penonton dibawa untuk melihat perjuangan Johannes dalam menghadapi masalah yang bertubi pada lingkungan rumah, sekolah, hobi, dan juga teman lamanya.

Diawali dengan sedikit pengenalan mengenai latar belakang kehidupan keluarganya Johannes. Film Zero Point pun secara cepat menceritakan tentang kehidupan baru yang ia tempuh dan juga usahanya untuk memperbaikinya.

Selama 2 jam penonton akan disuguhkan dengan build up dari scene permasalahan yang di set secara natural mungkin disusul dengan titik puncak, atau titik terendah, dan ditutup dengan solusi atas permasalahan kehidupan Johannes.

Walaupun dapat terlihat jelas beberapa perbedaan kebudayaan antara Estonia, dengan Indonesia, sebagaimana yang diperlihatkan di film Zero Point, bukan berarti film ini tidak menjadi relatable bagi Anak Muda Indonesia. Karena, masih adanya persamaan issues yang dijumpai seperti bullying, dikucilkan dari lingkaran permainan, performa akdemik maupun non-akademik.

Zero Point mengajarkan tentang harapan tanpa memaksakan pesan akan pentingnya memiliki harapan itu sendiri. Penonton, khususnya Anak Muda Indonesia, dapat memetik banyak hal dari Zero Point. Dengan menonton film ini, kita bisa melihat bagaimana keadaan Johannes saat berada di Zero Point, titik terendah dalam kehidupannya. Dan bagaimana caranya bangkit untuk memiliki kehidupan yang dia inginkan.

Mungkin tidak banyak orang pernah menoton film dari Estonia, Zero Point merupakan salah satu film terbaik Estonia yang dapat dijadikan batu loncatan untuk mengenal lebih dalam tentang kehidupan masyarakat Estonia. Beruntung bagi warga Jakarta, Europe on Screen 2017 menghadirkan film Zero Point untuk ditonton secara gratis dari 5-14 Mei yang dapat disaksikan di pusat kebudayaan Eropa terdekat. Untuk lebih lengkapnya silahkan mengakses europeonscreen.org atau di sini.