Saya sangat senang begitu mendengar mengenai situs ini. Saya yakin, situs ini dapat membawa perubahan yang berarti bagi bangsa kita di masa depan. Untuk menyampaikan aspirasi dari hati nurani, kini tidak perlu unjuk rasa dengan anarkisme yang marak terjadi di kalangan remaja yang emosinya sulit untuk dikontrol. Terlebih, situs ini dapat diakses jutaan orang di dunia ini, maka akan semakin banyak orang yang bisa mendengar aspirasi kita.

Yang ingin saya curahkan pada kali ini adalah mengenai self respect. Banyak orang yang meremehkan dirinya sendiri dan saya terkadang menjadi salah satunya. Sebagai murid berprestasi, saya dituntut untuk selalu mendapat ranking, selalu mendapat beasiswa, dan lain sebagainya. Namun, tuntutan tersebut tidak datang dari orang tua atau guru saya, melainkan dari dalam diri saya sendiri. Saya selalu berpikiran, “Kalau saya tidak ranking 1, bagaimana reputasi saya nanti?

Saya tidak berarti apa-apa kalau saya tidak ranking 1. Saya tidak punya keahlian lainnya yang membuat saya menjadi pusat perhatian”. Itulah yang selalu terlintas di benak saya. Lama kelamaan, hal itu tumbuh menjadi besar di dalam diri saya, dan menimbulkan stres berkepanjangan pada diri saya jika suatu ketika prestasi saya menurun, walaupun hanya sedikit.

Akhirnya suatu ketika, saya mengalami stres berkepanjangan akibat prestasi saya yang menurun akibat banyaknya kegiatan saya di luar sekolah. Akhirnya saya memutuskan, “Saya harus rubah cara pandang saya,”

Saya pun membuat tulisan yang sampai saat ini sangat membangkitkan semangat saya di kala saya meremehkan diri sendiri:

If you can’t be the best, that’s not because you haven’t done your best. Maybe it’s because it isn’t the right time for you. Don’t you ever underestimate yourself whenever you can’t get what you want. Don’t think that you are the worst. Nothing is eternal in this world, and also your failures. There are times that you can be at the top of everybody and there are times that you are below them. You’ve got to be strong to face all your troubles because God won’t give you troubles if you can’t pass them through. God knows that you can pass those troubles. Don’t worry, God is planning you another success. With those troubles you have, you are getting stronger. Take a deep breathe and let your spirit burns you!

Jadi, yang ingin saya tekankan adalah, janganlah pernah meremehkan diri sendiri, karena hal itu akan membuat diri Anda sendiri rusak. Anda punya andil dalam membentuk kepribadian Anda sendiri. Jadi, untuk membentuk pribadi yang baik, teruslah bersikap optimis dan jangan pernah menjadi orang yang menutup diri. Jika Anda menemui masalah, janganlah langsung menyalahkan diri Anda sendiri, karena hal tersebut akan memperumit masalah tersebut.

Saya sangat berharap tulisan saya ini dapat bermanfaat bagi para pembaca di seluruh Indonesia. Karena saya tahu, masih banyak orang yang sesungguhnya memiliki kemampuan lebih, namun karena meremehkan dirinya sendiri, mereka jadi tidak bisa memanfaatkan kemampuan tersebut. Jika semua orang di dunia ini mampu menghargai dirinya dengan baik, mereka pun dapat menghargai orang lain dengan baik pula, dan kita akan tumbuh menjadi generasi penerus yang optimis. TO RESPECT OTHER PEOPLE, START IT FROM RESPECTING YOURSELF.

Catatan: Artikel ini merupakan bagian dari arsip MUDAzine yang kami terbitkan kembali.

Kanal Opini merupakan wadah tulisan-tulisan Anak Muda di Indonesia yang ingin menuangkan sekaligus turut berbagi tentang fenomena atau isu di sekitarnya. Bergabunglah dengan kontributor IndonesiaYouth.org sekarang juga!