Oktoberfest sebuah festival tradisional Bavaria yang sudah dimulai pada 1810. Sejak itu, Oktoberfest sudah berevolusi dan bertambah ramai. Kini, banyak pula versi mininya di luar Jerman dan pelesetan yang tak ada kemiripan dengan Oktoberfest yang asli — seperti Barktoberfest, yang merupakan festival anjing peliharaan di Amerika Serikat.

Masih ada banyak keunikan dari sebuah salah satu festival tertua di dunia ini, berikut beberapa fakta tentang Oktoberfest:

Hanya bir asli Munich yang boleh disajikan di Oktoberfest

Tak sembarang produsen bir bisa menjadi bagian Oktoberfest. Sejak abad ke-16, produksi bir sudah diregulasi ketat oleh pemerintah setempat. Bahkan, peraturan pertama yang mengatur produksi bir tradisional Bavaria — yang diberlakukan sejak 1512 — adalah salah satu peraturan terkait makanan dan minuman pertama di dunia.

Ada enam produsen bir yang menyajikan jus gandumnya di tenda-tenda bir festival ini: Augustiner yang telah berdiri sejak 1328, Hacker Pschorr yang — seperti Jerman — pernah pecah dan kemudian reunifikasi, Hofbräu yang menjual bir dengan kadar alkohol tertinggi (6,3 persen), Löwenbräu yang bermaskot singa, Paulaner yang paling muda — meskipun tua pula karena telah berdiri sejak 1634 –, dan Spaten.

Anak-anak tetap boleh ikut

Bir memang merupakan ikon Oktoberfest, namun anak-anak tetap boleh masuk ke festival tahunan ini. Di area festival terdapat banyak atraksi yang bisa dinikmati seluruh keluarga, seperti kincir ria, komidi putar, dan permainan ketangkasan seperti panahan atau menembak hadiah.

Sebagian anak-anak — tergantung usianya — bahkan dibolehkan memasuki tenda-tenda bir. Yang pasti, semua anak di bawah enam tahun harus keluar tenda bir setelah pukul delapan malam meskipun mereka bersama orangtua mereka. Hal ini karena setelah jam itu, tenda biasanya terlalu ramai untuk mereka.

Kebanyakan pengunjung Oktoberfest tak memakan Lebkuchenherz mereka

Salah satu oleh-oleh khas Bavaria adalah Lebkuchenherz, yang berarti kue jahe yang berbentuk hati.

Lebkuchenherzen

Lebkuchenherzen. kredit: Oktoberfest.de

Pengunjung bisa membeli kue jahe dengan berbagai tulisan. Contohnya adalah “Ich liebe dich!” yang berarti “Aku cinta padamu!” atau sekedar “Oktoberfest” seperti gambar di atas. Ada pula yang melayani pembuatan kue dengan tulisan yang bisa disesuaikan dengan kemauan pembeli.

Menurut Oktoberfest.de, meskipun kue ini bisa dimakan, kebanyakan pembeli tidak memakannya karena terlalu sayang. Akhirnya, kue-kue tersebut remuk sendiri.

Ada banyak pencuri gelas!

Hingga Oktoberfest usai pada 3 Oktober 2017, petugas keamanan tenda-tenda bir berhasil menyita 120.000 gelas bir yang dibawa keluar oleh pengunjung.

Itu baru yang ketahuan, ya.

Oktoberfest dimulai di September

Lho, Oktoberfest kok usai di awal Oktober?

Awalnya, Oktoberfest adalah bagian dari perayaan pernikahan Raja Bavaria Ludwig I dan istrinya, Theresie. Saat itu, atraksi Oktoberfest adalah balap kuda, dan hanya dirayakan sehari. Balap kuda ini sangat disukai oleh masyarakat sehingga menjadi perayaan tahunan. Namun, seraya bertambahnya durasi festival ini, fokus Oktoberfest bergeser dari balap kuda ke bir dan permainan seperti komidi putar.

Semakin panjangnya durasi Oktoberfest ini juga berarti semakin dinginnya cuaca. Karena itu, Oktoberfest dimajukan ke September.

Oktoberfest 2017 dimulai pada 16 September dan berakhir pada 3 Oktober.

Menurutmu, perlukah nama Oktoberfest diganti jadi Septemberfest?