Sejak akhir tahun 2016, banyak dari kita yang sudah mulai melirik kalender 2017 yang lebih banyak dihiasi “libur kejepit”. Merencanakan liburan dari jauh hari merupakan pilihan yang bijak, karena dengan demikian semakin banyak pula waktu yang dapat digunakan untuk mematangkan rencana mulai dari kemana, kapan, hingga “sama siapa?”.

Pertanyaan “sama siapa” ini seringkali menjadi salah satu penyebab kandasnya rencana liburan kita, entah karena sulitnya mencocokan tanggal libur anggota keluarga atau minimnya budget kita yang mungkin berbeda dengan sahabat. Daripada membatalkan rencana liburan karena ribet ini-itu, tidak ada salahnya jika kita coba gabung open trip yang banyak tersedia!

Berbeda dengan private trip yang hanya diikuti oleh keluarga atau teman-teman kita sendiri, open trip merupakan semacam paket liburan yang disediakan individual traveler maupun agen travel yang mengumpulkan orang-orang dengan tujuan liburan sama, sehingga nantinya kita akan berkesempatan untuk liburan dengan orang-orang yang mungkin belum kita kenal sebelumnya. Open trip ini tentu memberikan sensasi liburan berbeda dan pastinya tak terlupakan. Agar pengalaman open trip kalian berakhir menyenangkan, ada beberapa hal yang penting untuk diperhatikan.

Hitung budget liburan.

Tidak lucu kan kalau sehabis liburan kalian harus makan mie instan setiap hari? Untuk menghindari kemungkinan tersebut perhitungkanlah budget kalian untuk liburan sedetail mungkin, karena hal ini terkait dengan paket open trip yang bisa kalian pilih.

Membuat rencana pengeluaran secara rinci dapat menjadi langkah yang tepat untuk mengurangi kemungkinan over budget dan hal-hal yang terlewatkan. Hindari alokasi budget yang  “ngepasdengan tabungan untuk mengantisipasi pengeluaran tak terduga selama liburan maupun pasca liburan.

Pilih penyedia paket open trip yang tepat.

Setelah kita mendapatkan kisaran kocek yang mampu kita keluarkan, langkah penting selanjutnya adalah memilih penyedia paket open trip yang tepat. Carilah penyedia paket open trip yang memiliki reputasi baik dan terpercaya. Hal ini bisa diketahui dengan rajin-rajin membaca testimoni peserta open trip terkait atau akan lebih baik jika kalian bisa tanya-tanya ke pemberi testimoni yang pernah kalian baca. Cari rekomendasi dari teman yang sudah pernah ikut open trip juga bisa jadi pilihan yang lebih aman dan terpercaya kalau kalian takut akan testimoni “rekayasa” para penyedia open trip.

Hindari penyedia open trip yang belum pernah mendapat testimoni dari siapapun, apalagi yang sang penyedia jasa tak kunjung membalas e-mail atau apapun bentuk pertanyan kalian. Jangan anggap sepele hal ini karena biasanya respons pihak penyedia menggambarkan keseriusan mereka dalam perencanaan liburan yang nantinya akan kalian jalani.

Jangan ragu untuk bertanya.

Poin yang satu ini juga tidak kalah penting untuk kelangsungan open trip kalian nantinya. Pastikan tanyakan segala detail perajalan kalian, mulai dari tujuan, akomodasi, jumlah keseluruhan peserta open trip, hal apa sajakah yang tidak termasuk dalam paket yang kalian pilih, serta kebutuhan apa yang perlu disiapkan sendiri. Jangan sampai liburan kalian terganggu karena kesalahpahaman akan hal-hal kecil antara kalian dan pihak penyedia open trip.  

Persediaan yang maksimal.

Eits, persediaan maksimal bukan berarti membawa segala perlengkapan sebanyak mungkin, ya. Maksud dari kalimat di atas ialah persiapan kelengkapan pribadi secara maksimal untuk antisipasi kemungkinan terburuk. Misalnya, obat-obatan pribadi yang mungkin tidak disediakan oleh pihak penyedia open trip atau steker bercabang untuk men-charge sekian banyak gadget yang kalian bawa tanpa menganggu hak peserta lain untuk kebutuhan serupa. Akan lebih baik jika kalian membuat lis segala keperluan kalian agar liburan berjalan sesuai harapan.

Persiapkan mental.

Walaupun dua kata di atas terkesan sangat serius, tapi ada benarnya, lho. Saat memutuskan untuk ikut open trip berarti kita siap untuk liburan bersama orang-orang tak dikenal yang sifat serta latar belakangnya pun beragam. Persiapkan diri kita untuk bertemu dan berkenalan dengan orang-orang baru, serta jadilah orang yang menyenangkan! Di sinilah kesempatan kita untuk membangun relasi sekaligus belajar adaptasi dengan lingkungan baru dalam waktu singkat. Buang jauh-jauh gengsi kalian untuk mengajak kenalan rekan sesama traveler dan pastikan raut wajah kalian enggak bikin seluruh anggota trip takut untuk bahkan duduk di samping kalian hihihi.


Setelah baca artikel di atas, pastinya kalian sudah mendapatkan sedikit gambaran tentang apa saja yang harus diperhatikan sebelum memutuskan untuk mengikuti open trip. Jadi, tunggu apa lagi? Open trip, siapa takut!