“Pendidikan Anti-Korupsi, memang penting ya?” Mungkin beberapa masyarakat awam terheran-heran mendengar ini, apalagi harus ada pelatihan tentang pemberantasan korupsi.

Ternyata saya pernah mendapatkan pelajaran tersebut di Kampus Universitas Pendidikan Indonesia dalam acara Program Edukasi Teladan Anti-Korupsi (PRESTASI). Saya benar-benar mendapatkan inspirasi baru yang spektakuler membuka jalan pikiran saya tentang masa depan dimulai dari langkah awal yang kecil dengan mengajarkan nilai–nilai moral yang mulia dalam setiap pembelajaran di kelas.

Mungkin teman-teman berpikir ini hanya tentang politik saja, namun ternyata banyak makna lain yang perlu kita tanamkan sejak dini dan perilaku mulia. Misal, berkata jujur, mengakui kesalahan, bertanggung jawab, disiplin, kerja-keras, sederhana, mandiri, adil, berani, dan peduli.

Ini cocok sekali diberikan bukan hanya kepada murid–murid kita, tapi juga kepada aspek luas. Pengajarannya misal dengan pendekatan simulasi, permainan strategi, permainan tokoh–tokoh publik ini sangat membantu murid-murid dalam memaksimalkan potensi murid.

Dalam penelitian terbaru, saat ini para ilmuwan lebih banyak mempelajari ilmu tentang MANUSIA, contohnya dalam sifat, tingkah laku, dan kepribadian. Para ilmuwan sedang berlomba-lomba mencari strategi yang tepat terutama dalam hal pengajaran yang efektif. Jadi efeknya untuk guru-guru yang masih mengajarkan dengan metode yang masih mengajarkan metode sederhana, konservatif maka akan ditinggalkan. Untuk itu para calon guru, pendidik, juga orang tua harus mempersiapkan diri menghadapi era tersebut.

“Learning from the future”, yaitu belajar dari masa depan membutuhkan kekuatan mimpi. Kekuatan mimpi tersebut akan memudahkan kita dalam membuat jembatan penghubung masa kini dengan masa depan yang ingin kita capai. Melalui kekuatan mimpi (dream power) setiap kita membuat titik pencapaiana masa depan, seakan muncul dihadapan kita rangkaian film, gambar atau slide kehidupan yang berjalan mundur dari masa depan ke masa kini.

Dengan “dream power” kita tidak hanya sekadar menemukan kesenjangan, namun kesenjangan dengan solusi yang dibutuhkan untuk mengatasi kesenjangan tersebut, serta menjadi jembatan menuju masa depan.

Salah satu impian Indonesia Impian yakni Indonesia yang bebas dari korupsi, dan menjadi impian bersama bagi para pejuang pemberantasan korupsi pula. Maka, pendidikan Indonesia harus memulai menanamkan nilai–nilai mulia dalam kehidupan melalui pengajar. Selain orang tua, dalam hal ini adalah seorang guru.

Guru harus mempunyai kepribadian yang sempurna, tangguh, menginspirasi, menjadi tauladan muridnya, memotivasi. Maka jadilah perubahan itu, perubahan Indonesia saat ini ada di tangan guru-guru bangsa yang hebat.

Problematika saat ini bahwa pelajar Indonesia kehilangan sosok figur yang menjadi panutan. Misalnya saja sekarang banyak guru yang mengalami stress karena permasalahan ekonomi,keluarga sehingga akan berdampak buruk pada pembelajaran di kelas yang efeknya adalah murid–murid banyak yang mengalami kebingungan.

Guru harus menjadi bintang kehidupan, di posisi yang sangat mulia. Cita-cita itu bisa terwujud apabila para calon guru masa depan yang dirintis dari sekarang mampu beradaptasi dengan zaman globalisasi.

Pembelajaran tidak hanya bersifat abstrak, maka ajaklah para murid untuk belajar dengan konkrit: guru harus menyadari peran strategis dalam pembentukan generasi anti korupsi dengan menindak tegas perilaku mencontek dan memberikan jawaban saat UN untuk mempertahankan kredibilitas suatu sekolah; guru harus mampu mengidentifikasi potensi dan perilaku koruptif di dunia pendidikan Indonesia; guru harus memiliki motivasi untuk menjadi multi teladan dalam menanamkan nilai-nilai anti korupsi pada peserta didiknya.

Kemudian juga Menyusun nilai tambah dan strategi, implementasi modul 9 nilai anti korupsi sesuai dengan situasi dan kondisi masing-masing lingkungan peserta. Menyusun impian dan rencana aksi untuk menciptakan sekolah anti korupsi yang bernilai tambah bagi pembentukan generasi anti korupsi.

Akhir kata, perubahan adalah ciri kehidupan, siapa yang tidak mau berubah berarti telah menuju ketiadaan. Kita harus melakukan sesuatu untuk berubah ke arah yang lebih baik.

Kanal Opini merupakan wadah tulisan-tulisan Anak Muda di Indonesia yang ingin menuangkan sekaligus turut berbagi tentang fenomena atau isu di sekitarnya. Bergabunglah dengan kontributor IndonesiaYouth.org sekarang juga!