Ada kesempatan bagus untuk kamu yang bercita-cita untuk mengabdi kepada masyarakat lewat lowongan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang sudah dibuka pemerintah. Sebanyak 19.210 lowongan tersedia buat kamu yang berminat.

Bila kamu berminat, ada yang perlu diperhatikan terlebih dahulu, terutama 3 hal ini:

Pendaftaran dimulai 1 Agustus

Tidak berbeda dengan seleksi CPNS sebelum-sebelumnya, pendaftaran dilakukan secara online dan terintegrasi secara online melalui https://sscn.bkn.go.id pada tanggal 1 Agustus, dan seorang pendaftar hanya bisa melamar satu jabatan di satu instansi.

Pelamar yang dinyatakan lulus seleksi administrasi, berhak mengikuti seleksi kompetensi dasar (SKD) dengan sistem Computer Assisted Test (CAT). Selain SKD, juga dilakukan Seleksi kompetensi bidang (SKB).

Untuk informasi selengkapnya, kamu bisa cek nih di sini:

  1. Situs Kementerian PANRB
  2. Situs BKN
  3. Situs Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia
  4. Situs Mahkamah Agung

Waspada penipuan

Menjadi PNS barangkali menjadi mimpi sebagian besar dari kalian. Menjadi PNS juga mungkin sebagai jalan untuk mewujudkan orang tua kita. Yang berarti kelulusan adalah targetnya.

Tetapi semuanya harus dikeluarkan dengan uang yang tidak sedikit jumlahnya. Apa kamu mau?

Percayalah, bahwa itu hanyalah penipuan belaka. Karena pemerintah sendiri menjamin lowongan CPNS tahun ini tidak dipungut biaya sepeser pun.

“Saya tegaskan agar masyarakat atau calon pelamar tidak mempercayai apabila ada pihak-pihak tertentu yang menjanjikan dapat membantu kelulusan dalam penerimaan CPNS tersebut dengan keharusan menyediakan sejumlah uang atau imbalan,” kata Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Asman Abnur.

Tidak langsung jadi hakim

Lewat situs resmi, pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN RB) mengumumkan bahwa telah membuka CPNS guna mengisi jabatan terkait penegakan hukum di Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM) dan Mahkamah Agung (MA).

Untuk formasi MA yaitu calon hakim pada peradilan umum, peradilan agama dan peradilan tata usaha negara. Untuk posisi calon hakim ini, kualifikasi hanya untuk sarjana hukum, sarjana syariah, dan sarjana hukum Islam.

Nah yang nantinya lolos seleksi, akan menjalankan pendidikan tambahan terlebih dahulu. Pelamar akan diseleksi kembali di tahap pendidikan. Jadi, jangan kira langsung jadi hakim, lho, ya.

Bagaimana, sudah jelaskan sekarang? Kalau memang masih ada informasi yang kurang, kamu bisa cek masing-masing situs yang sudah dijelaskan di atas tadi, ya. Dan ingat, kalau sudah menjadi PNS jangan lupa janjinya untuk mengabdi, bukan memperkaya diri.

Semoga sukses, ya 🙂