Sejumlah Mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) mengeluarkan terobosan menarik untuk menekan kejahatan seksual kepada anak. Terobosan yang mereka lakukan menggunakan sebuah permainan sederhana yang diberi nama Snakes and Ladder Education Game for Kids (Selendank).

Selendank sebenarnya bukan barang baru lagi. Kita lebih mengenalnya sebagai permainan ular tangga. Hanya saja sedikit modifikasi. Misalnya, dalam permainan itu diisi materi pendidikan seksual. Kemudian materinya dikemas dalam amplop di setiap kotak dan para siswa didampingi saat membaca materi di atas 4,6 x 5,8 meter tersebut.

Salah seorang tim PKM Selendank IPB, Citra Atrina Sari, mengatakan keunggulan lainnya ada pada harta karun di beberapa kotak untuk menambah keseruan permainan. Semakin menantang, harta karun tersebut bisa menguntungkan atau merugikan.

“Misalnya pemain menapat bonus satu kali lagi untuk melempar dadu, atau ada juga harta karun yang berisikan pemain harus mundur beberapa langkah, dan sebagainya,” kata Citra dalam keterangan tertulis yang diterima IndonesianYouth.org

kredit: istimewa

Setiap kotak pada papan permainan didesain berwarna-warni dan terdapat gambar pakaian adat serta rumah tradisional berbagai provinsi di Indonesia. Tujuannya jelas, untuk senantiasa mengingatkan anak-anak agar mencintai budaya Indonesia yang beraneka ragam.

Selain itu nama-nama provinsi dituliskan dengan bahasa Inggris, yang juga untuk mengajarkan dan membiasakan anak-anak berbahasa Inggris, terutama di dunia yang semakin modern ini.

Saat diuji di Sekolah Dasar Negeri Bondongan, Kabupaten Bogor Selatan, pun anak-anak merespons positif permainan ini. Di mana mereka merasakan keceriaan namun sarat dengan materi-materi penjagaan diri dari kejahatan seksual. Pula dengan pihak sekolah.

“Manfaat dari permainan Selendank ialah memberikan pendidikan seksual yang sederhana untuk anak-anak guna menyadarkan dan mengingatkan mereka untuk menjaga diri dan berhati-hati terhadap orang asing yang berlaku baik kepada mereka.”