Perkuliahan pada umumnya dilaksanakan di kelas atau laboratorium. Tetapi, kali ini dilakukan di depan Istana Negara. Tempatnya pun hanya bermodalkan tenda. Menariknya, dilakukan bersama para petani Kendeng.

Adalah Direktur Pusat Studi Agraria IPB, Satyawan Sunito, yang menggelar kuliah di depan Istana Negara dengan tajuk “Kuliah Lapangan di Sebrang Istana – Demi dan Atas Nama Keadilan Lingkungan dan Agraria”.

Kuliah lapangan itu digelar di sela aksi unjuk rasa sejumlah petani Pegunungan Kendeng dan diikuti oleh sejumlah mahasiswa, aktivis, akademisi hingga peserta aksi unjuk rasa, Selasa 12 September kemarin.

“Pada dasarnya, keputusan MA dan penelitian yang ditugaskan oleh Presiden Jokowi, sebenarnya memenangkan tuntutan penduduk dan membenarkan pandangan penduduk mengenai ekosistem di Kendeng itu. Tapi rupanya itu tak cukup untuk menyetop kegiatan industri yang ada di sana,” kata Satyawan mengutip Kompas.com.

Tak hanya Satyawan dari IPB yang menggelar kuliah di sebrang Istana. Prodi Kajian Gender Universitas Indonesia, Mia Siscawati, yang juga bakal menggelar kegiatan serupa, dengan tema “Pengelolaan Sumber Daya Alam sebagai Sumber Kehidupan: Sebuah Tinjauan Ekologi Politik Feminis”, Jumat 15 September nanti.

Bagi yang tertarik untuk datang dan ingin mengikuti perkuliahan ini silakan datang. Perkuliahan itu dibuka untuk umum dan tidak dipungut biaya.

sumber: Twitter.com/Dandhy Laksono