Karya anak bangsa kembali memetik prestasi, yang juga kembali datang dari bidang perfilman. Adalah Dasawarna Pictures melalui karya film pendeknya berjudul Gita di Hari Minggu (Sunday Melodies) yang berhasil lolos untuk ditayangkan di Women Media Arts and Film Festival (WMAFF), di Sydney, Australia, September mendatang.

Produser Gita di Hari Minggu, Deo, menceritakan awal pembuatan video ini. Dikatakannya, video ini tak lepas dari kegemarannya, bersama rekan satu timnya, membuat script film untuk kemudian dibagikan ke satu sama lain hingga kemudian diproduksi.

“Kebetulan di film ini gua produsernya,” katanya menceritakan, “yang nulis script sekaligus sutradara namanya Aline. Di sini, sebagaimana produser, gua lihat script-nya. Kebetulan yang paling mungkin (untuk diproduksi) ya si Gita di Hari Minggu ini.”

Ia mengungkapkan, syuting Gita di Hari Minggu hanya membutuhkan dua lokasi, interaksi antarkarakternya pun enggak banyak dialog, hanya chatting lewat instant messaging. Dan juga tidak banyak memakan biaya produksi.

“Bahkan no budget sebenarnya, ya,” ungkapnya.

Gita di Hari Minggu sendiri, dikatakan Deo, menceritakan tentang dua orang (laki dan perempuan) yang berkenalan di internet terus saling bertukar intimacy. Kemudian si tokoh perempuan memutuskan untuk menemui si laki-laki itu yang tinggal di beda kota.

“Pesan sebenarnya adalah hasrat. Ya namanya hasrat, menembus ruang dan waktu. Jadi, hasrat bisa menembus ruang dan waktu,” ungkapnya.

Hebatnya lagi, Gita di Hari Minggu juga terpilih masuk nominasi Balinale International Film Festival 2017.