Coba, seberapa sering kamu merasa kesulitan menggambarkan keadaan atau perasaan –senang, sedih, cemberut, atau marah– saat sedang berkomunikasi lewat aplikasi pesan singkat? Namun, sekarang sepertinya sedikit berbeda setelah kehadiran emoji yang bisa sangat membantu, malahan mewakili.

Benar adanya kalau emoji bisa mewakili tiap individu yang kesulitan menggambarkan keadaan atau perasaannya saat berbalas pesan. Dilansir dari The Sydney Morning Herald, peneliti Australian Catholic University, Dr Stephanie Malone, mengatakan emoji bisa membantu memperjelas maksud pesan yang disampaikan.

Dr Malone juga menemukan hasil temuan lain. Memang, emoji bisa memperjelas pesan, tetapi, dari temuan tersebut, banyak masih digunakan konteks yang tidak seharusnya.

“Penelitian kami menunjukkan, meskipun orang-orang yang menyadari penggunaan emoji sangat berguna, namun mereka tidak menyadari bahwa menggunakan emoji dalam beberapa konteks, misalnya, dalam pengiriman email dirasa kurang tepat,” ujarnya.

Sama halnya dengan penilitian yang dipublikasikan Trends in Cognitive Science, di mana para psikolog menemukan bahwa emoji semakin mirip dengan isyarat tubuh seperti senyuman, ekspresi terawa terbahak-bahak atau sekadar mengacungkan jempol.

Penelitian itu juga dituliskan bahwa emoji merupakan ekspresi emosi secara implisit. Bahkan, bukan tidak mungkin, sebagai perwakilan emosi yang paling akurat.

Lalu, emoji mana yang paling sering kamu gunakan?

Baru-baru ini si empu Facebook, Mark Zuckerberg, mengunggah postingan dengan memperlihatkan 10 emoji yang paling sering digunakan pengguna Facebook.

Emoji terbanyak digunakan adalah tertawa sampai keluar air mata, mata hati, cekikian sampai keluar air mata, tertawa biasa, gambar hati, mengedipkan mata kiri, tersenyum merah merona, menangis, dan tertawa biasa.

kredit: Facebook

Untuk di Indonesia sendiri, emoji yang paling sering digunakan yakni emoji cekikikan sampai keluar air mata.

Memang kalian mentertawakan apa sih?

sumber: Facebook, The Sydney Morning Herald, Vice