Organisasi anak muda, Sinergi Muda berkolaborasi bersama channel Youtube ASUMSI menggelar kegiatan diskusi politik bertajuk Dengerin Dong! Anak Muda Bicara Pilkada DKI, di kawasan Jakarta Selatan, Rabu (08/02) besok. Kegiatan tersebut bertujuan mengajak kaum muda untuk lebih sadar politik.

Kesadaran tersebut diperlukan mengingat dalam waktu dekat ini Jakarta akan menentukan Gubernur yang baru. Penyelenggara acara, Iman Sjafei, mengatakan potensi suara anak muda Jakarta sangat besar untuk mempengaruhi tingkat kemenangan.

“Sehingga mengakomodir kebutuhan mereka menjadi bagian dari pilihan para Pasangan Calon Gubernur,” kata Iman Sjafei, selaku penyelenggara acara Dengerin Dong!,” jelasnya.

Senada dengan Iman, ketua pelakasana acara Randi Rahardyan, mengatakan acara diskusi ini bertujuan untuk memberi tahu kepada publik kalau anak muda di Indonesia juga memberikan perhatian terhadap Pilkada, khusunya Pilkada DKI Jakarta 2017.

“Selain memerhatikan, mereka juga ingin mengemukakan aspirasinya yang selama ini diinformasikan kepada masyarakat enggak banyak yang spesifik ke anak muda. Jadi kita pengin kasih tau kepada perwakilan pasangan calon bahwa anak muda juga punya harapan untuk para calon Gubernur. Dengan begitu, anak muda yang lain akan mempunyai pandangan lebih dalam, lebih luas untuk menentukan Gubernurnya,” katanya kepada merdeka.com

Selain itu, acara ini berkonsep diskusi dan menghadirkan panelis-panelis muda yang datang dari berbagai latar belakang dan mewakili komunitasnya.

“Isunya pasti berbeda-beda dan punya harapan untuk Jakarta. Para peserta juga bisa mengemukakan pendapat juga. Karena siapa tahu ada isu tertentu yang belum terdengar. Jadi kita bisa mendapat isunya lebih bewarna,” imbuhnya.

Adapun, perwakilan dari ketiga tim sukses nantinya akan hadir dalam diskusi tersebut, dan para panelis seperti Annisa Rahmania (Young Voice Indonesia), Yuki Rahmadini (Owner Onigiri Futago), Agrita Widiasari (Co-founder Sinergi Muda), Rozinul Aqli (Kandidat Master School of Global Affairs and Publi Policy, The American University in Cairo), Taufan Akbari (Dekan muda LSPR dan inisiator Indonesian Community Network), dan Sri Suryani (Komunitas Ciliwung Merdeka).