Teman-teman sekalian, masihkah kita mempergunakan bahasa kita dengan baik dan benar? Atau kita telah melupakannya dan beralih kepada bahasa asing dengan berbagai alasan?

Satu hal yang patut kita sadari bahwa, bangsa kita sedang terkena pengaruh global (globalisme), dan salah satu hal yang terjadi adalah penggunaan bahasa Indonesia yang berkurang. Sebagai seorang rakyat Indonesia, saya sangat miris sekali dengan keadaan di mana dalam negara kita ini, penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar terasa kurang atau menurun.

Terdapat beberapa contoh, seperti konferensi tingkat tinggi yang diadakan oleh pemerintah kita, mereka mengganti nama tersebut menjadi Indonesia Summit (bahasa asing). Pertanyaannya kenapa tidak menggunakan KTT saja?

Sungguh suatu hal yang sangat disayangkan sekali, ketika dalam unsur suatu negara, mereka yang berada pada posisi teratas, tidak bisa mengamalkan apa yang telah tertera pada Sumpah Pemuda.

Ada salah satu cerita yang sangat menarik. Ketika itu, di suatu negara, ada seseorang yang dengan segala jerih payahnya berusaha untuk bisa atau lancar berbahasa Indonesia, akan tetapi sesampainya di Indonesia dia disambut dengan bahasa asing, padahal dia ingin sekali disambut dengan bahasa Indonesia, karena negara ini adalah negara Indonesia.

Satu hal lagi, yang mungkin sering kita lihat, bahwa hampir disetiap toko, perusahaan, atau pasar swalayan yang kerap menggunakan bahasa asing. Hal tersebut akan membingungkan orang-orang yang ingin mengenal Indonesia, “Sebenarnya saya sedang ada di mana, di sini sama saja dengan di negara saya” itulah yang mungkin terpintas dalam pikiran mereka.

Oleh karena itu teman-teman, mari kita junjung tinggi semangat berbahasa Indonesia yang baik dan benar serta tepat penggunaanya, karena bahasa Indonesia adalah salah satu jati diri dari negara Indonesia.

Kanal Opini merupakan wadah tulisan-tulisan Anak Muda di Indonesia yang ingin menuangkan sekaligus turut berbagi tentang fenomena atau isu di sekitarnya. Bergabunglah dengan kontributor IndonesiaYouth.org sekarang juga!