Di era digital ini, pembelajaran online atau e-learning sudah bukan menjadi hal yang asing lagi bagi dunia pendidikan Indonesia. E-learning merupakan sebuah inovasi pembelajaran jarak jauh yang memanfaatkan kemajuan teknologi.

Munculnya e-learning di Indonesia disebabkan karena adanya kesenjangan antara kebutuhan belajar yang meningkat setiap tahunnya, dengan jumlah tenaga pendidik Indonesia yang kurang memadai. Dengan melihat kesenjangan tersebut, banyak perusahaan start-up Indonesia yang hadir dengan membawa angin segar untuk menawarkan kemudahan belajar serta memperoleh pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Data menunjukkan bahwa terdapat 34 juta lulusan SMA/SMK yang sudah bekerja dan tidak melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Dari data itu, sebagian besar alasan mereka adalah tidak memiliki waktu untuk kuliah karena kesibukan pekerjaan yang sangat padat.

Hal ini merupakan sebuah peluang emas bagi perintis untuk mengembangkan program kuliah online (e-learning) tingkat perguruan tinggi. Dengan peluang tersebut, hal ini menjadi kesempatan juga bagi orang-orang lulusan SMA/SMK yang sudah bekerja untuk tetap bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

E-learning menjadi solusi yang tepat bagi masalah pendidikan di Indonesia dalam pemerataan kesempatan belajar dan peningkatan mutu. Namun, pada kondisi saat ini, e-learning masih menjadi sesuatu yang “mahal” dalam dunia pendidikan di Indonesia, sehingga permasalahan pemerataan kesempatan belajar belum terselesaikan dengan baik. Oleh karena itu, perlu adanya difusi pemanfaatan e-learning di kalangan masyarakat secara luas.

Sebelum melakukan difusi e-learning kepada masyarakat secara luas, apakah kamu tahu manfaat dari e-learning? Jika belum, yuk kita cari tahu dari informasi ini!

E-learning dapat mengakomodasi kebutuhan belajar si pemelajar

Kebanyakan orang yang memilih untuk kuliah online adalah orang-orang yang sudah bekerja, namun mempunyai semangat yang tinggi untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Orang-orang tersebut tidak memiliki waktu untuk kuliah, karena kesibukan utamanya adalah bekerja. Oleh karena itu, e-learning menjadi sebuah solusi yang tepat bagi orang-orang yang ingin kuliah tanpa harus meninggalkan pekerjaan mereka. Dengan demikian, tantangan yang harus dihadapi oleh orang-orang tersebut adalah, mereka harus membagi waktu dan menyeimbangkan fokus antara pekerjaan dan pendidikan.

Efisiensi waktu dan biaya

Kenapa e-learning mempunyai manfaat dalam efisiensi waktu dan biaya? Jawabannya sederhana, pembelajaran online atau e-learning dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja. Kamu tidak perlu menghabiskan waktu berjam-jam untuk belajar di kelas. Selain itu, kamu juga tidak perlu mengeluarkan biaya transportasi untuk pergi ke tempat dimana kamu akan melakukan kegiatan belajar. Dalam e-learning, modal yang harus kamu miliki adalah smartphone/laptop dan biaya kuota internet.

Bahan belajar dapat diakses kapan saja

Salah satu kunci utama dalam e-learning adalah bahan belajar yang kamu dapatkan. Sama halnya dengan pembelajaran konvensional, pembelajaran online atau e-learning juga memiliki kurikulum. Isi kurikulum tersebut berisi sejumlah materi-materi pelajaran yang harus kamu pahami dan kuasai dengan baik tanpa adanya bantuan dari seorang guru. Dengan kecanggihan teknologi, materi-materi pelajaran tersebut dapat kamu unduh kapan saja tanpa dibatasi oleh waktu. Walaupun materi pelajaran tersebut dapat diunduh kapan saja, bukan berarti kamu tidak perlu mengunduh dan mempelajari materinya ya!

Dapat menjangkau pemelajar dengan cakupan yang lebih luas

Manfaat e-learning yang terakhir adalah dapat menjangkau pemelajar dengan cakupan yang luas. Berbeda halnya dengan pembelajaran konvensional yang dibatasi oleh ruang dan jumlah murid, pembelajaran online dapat menampung jumlah murid, tanpa mengkhawatirkan keterbatasan ruang dan jumlah tempat duduk di kelas.