Zaman sekarang, orang-orang dengan pemikiran kreatif banyak dicari oleh organisasi atau perusahaan bergengsi. Sebab, pemikiran kreatif biasanya akan menimbulkan ide-ide baru nan segar yang dapat memberikan dampak positif bagi orang banyak. Namun, ada 4 kesalahan yang sering dilakukan sedang berpikir kritis dan kreatif, sehingga perlu dihindari. Apa saja?

1. Selalu membela diri

Kita punya banyak ide untuk diutarakan dalam kelompok, tapi kita tidak akan bisa berkembang kalau kita senantiasa bersikap defensif dan tidak mau mendengarkan opini dari orang lain. Padahal, ide-ide dari orang lain bisa menjadi masukan penting saat proses trial-and-error.

Perlu diketahui, ide awal sangatlah rentan dan belum tentu dapat berjalan dengan sempurna. Ide itu perlu dikembangkan. Maka, kita harus membuka pikiran kita terhadap hal-hal baru sehingga tahap awal proses kreatif ini dapat berjalan dengan baik.

2. Memaksa adanya kolaborasi ide dalam kelompok

Penelitian menunjukkan, group brainstorming itu cukup meyakinkan dalam menghasilkan suatu ide cemerlang. Sayangnya, tidak semua hal ideal untuk perpaduan ide-ide tersebut, alasanya: pertama kemalasan sosial. Beberapa orang dalam grup merasa malas berkontribusi sehingga mereka lebih memilih untuk diam dan tidak menyumbang ide; kedua, menghalangi produktivitas. Saat ada yang berbicara, yang lainnya harus menunggu. Ini bisa menyebabkan anggota lain kehilangan fokus atau ide sehingga mereka tidak jadi mengutarakan pendapat; ketiga, takut dengan evaluasi. Meski banyak sesi brainstorming yang melakukan evaluasi di belakang, setiap orang tahu bahwa kelompok mereka diam-diam merespon ide yang diberikan.

Rapat yang efektif bukan hanya soal berkompromi atau menemukan sesuatu yang bisa disetujui oleh semua orang, melainkan merangkai gagasan tersebut bersama-sama daripada merangkai ide-ide individu.

3. Menawarkan timbal balik sebelum menanyakan pertanyaan

Daripada memberikan feedback atau kritik atas suatu ide, lebih baik tanyakan beberapa pertanyaan untuk menggali ide lebih dalam. Kenapa? Pertanyaan-pertanyaan akan mengarahkan kita pada hal-hal yang lebih luas sehingga ide akan lebih berkembang. Di sisi lain, kritik hanya akan membatasi kreativitas seseorang, lho!

4. Tidak memikirkan proses

Kanvas yang kosong bisa menjadi media tak terbatas untuk berekspresi. Pikirkan proses dengan matang sebab proses adalah ramuan mujarab yang bisa membuat kita berkembang dan mengenal satu sama lain. Kendati begitu, adanya kebijakan dan aturan di dalam suatu proses tak dimungkiri bisa menjadi penghalang. Padahal, kebebasan adalah kunci utama dalam berpikir kritis dan kreatif.