Anak muda Indonesia, seperti diketahui Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan, mendapat teror dari dua orang yang enggak diketahui identitasnya. Akibatnya, Novel menderita luka di sekitar wajahnya. Kejadian itu membuat dukungan kepada KPK dan Novel terus berdatangan. Termasuk dari para anak-anak muda yang muak dengan korupsi di Indonesia.

Kejadian yang dialami Novel rupanya bukan yang pertama kali nih. Sebelumnya, dia sudah mengalami hal serupa, baik teror fisik sampai nonfisik. Tetapi rentetan kejadi yang dialaminya tak serta-merta membuat Novel kapok. Demi memberangus korupsi, Novel tetap pada pendiriannya. Dia pantang mundur.

Kayaknya, hal seperti itu perlu nih dicontoh anak-anak muda. Berikut 4 hal yang perlu ditiru anak muda dari sosok Novel Baswedan:

Berani

Dari kasus di atas, sudah menjadi bukti kalau Novel Baswedan adalah orang yang pemberani. Terutama dalam mengungkap kasus-kasus korupsi. Bahkan enggak tanggung-tanggung kasus yang ditanganinya adalah kasus kelas kakap.

Integritas

Setelah diteror dan berujung pada peristiwa yang menimpa dirinya, Novel khawatir kepada rekan-rekannya di KPK. Dirinya khawatir kalau teror yang dialaminya akan membuat kendur nyali penyidik lain di KPK dalam mengungkap kasus korupsi. Hal itu menjadi bukti kalau integritas Novel juga sudah tidak perlu dipertanyakan lagi.

Tak pandang bulu

Berani dan berintegritas, Novel Baswedan juga tidak pandang bulu dalam mengungkap kasus korupsi di Indonesia. Sebut saja kasus Hambalang yang menyeret nama-nama besar pejabat. Kemudian jual beli sengketa Pilkada yang melibatkan mantan Hakim Mahkamah Konstitusional (MK), Akhil Mochtar dan berbuntut hukuman seumur hidup, sekaligus menyeret mantan Gubernur Banten, Atut Chosiyah.

Anti Korupsi

Kalau satu ini, sudah jelas kalau Novel adalah seorang yang anti korupsi.

Anak muda Indonesia, sudah saatnya kita tiru dari hal-hal positif dari seorang Novel Baswedan. Mari kita berantas korupsi dan lawan segala bentuk pelemahan terhadap KPK.